Jumat, 06 Juli 2012

PERSAMAAN dan PERBEDAAN FALSAFAH ISLAM di BARAT dan TIMUR


BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Filsafat timur merupakan sebutan bagi pemikiran-pemikiran filosofis yang berasal dari dunia islam timur , seperti filsafatnya al-kindi, dan lain sebagainya. Kalau filsafat barat merupakan sebutan bagi pemikiran-pemikiran filosofis yang berasal dari dunia islam barat seperti Ibnu bajjah.

Filsafat timur memiliki ciri-ciri yang berbeda dengan filsafat Barat, yang mana ciri-ciri agama terdapat juga di dalam filsafat timur, sehingga banyak ahli berdebat mengenai dapat atau tidaknya pemikiran timur dikatakan sebagai filsafat.
Di dalam studi post-kolonial bahkan ditemukan bahwa filsafat timur dianggap lebih rendah ketimbang sistem pemikiran barat karena tidak memenuhi kriteria filsafat menurut filsafat barat, misalnya karena dianggap memiliki unsur keagamaan atau mistik. Akan tetapi, sekalipun di antara filsafat timur dan filsafat barat terdapat perbedaan-perbedaan, namun tidak dapat dinilai mana yang lebih baik, sebab masing-masing memiliki keunikannya sendiri. Selain itu, keduanya diharapkan dapat saling melengkapi khazanah filsafat secara luas.
B.     Rumusan Masalah
Siapa saja tokoh-tokoh filsafat islam barat dan timur.?
Apa persamaan filsafat islam barat dan timur.?
Dan juga apa berbedaan filsafat islam barat dan timur?
C.    Tujuan pembahasan
Mengetahui siapa saja tokoh-tokoh filsafat islam barat dan timur.
Mengetahui serta memahami persamaan filsafat islam barat dan imur.
Mengetahui serta memahami perbedaan filsafat islam barat dan timur.



BAB II
PEMBAHASAN
A.    Tokoh-tokoh filsafat islm ditimur
Tokoh filsafat Islam maupun filsafat barat memiliki peran besar dalam mempengaruhi perkembangan peradaban dan ilmu pengetahuan berikutnya. Maka hal ini sangat perlu untuk mengetahui tokoh-tokoh keduanya.
Tokoh-tokoh filsafat islam di timur adalah: Al-Kindi, al-Razi, al-Farabi, Ikhwan al-Shofa, Ibnu Miskawaih, Ibnu Sina, dan juga al-Ghazali, mereka adalah tokoh filsafat islam ditimur.
Sedangkan tokoh filsafat islam di barat, adalah:
Ibnu Bajjah, Ibnu Thufail, Ibnu Rusydy, mereka adalah tokoh para filsafat islam dibarat, nah setelah kita sedah mengetahui tokoh-tokoh filsafat islam baik dibarat, dan ditimu,  nah sekarang masuk pada pembahasan persamaan dan perbedaan filsafat islam ditimur dan dibarat.[1]
B.     Persamaan Falsafat di Barat dan di Timur
Mengenai Persamaan falsafah dibarat dan timur, berangkat dari pendidikan di timur menekankan bagaimana untuk menjalani proses kehidupan yang bermakna dalam membentuk kesempurnaan hidup. Dan juga pendidikan di barat pula berfokuskan kepada proses pembelajaran di institusi seperti sekolah untuk menjadikan murid mendapat pengetahuan dan mengaplikasinya secara berkesan.
Dan juga mengenai falsafah pendidikan timur juga berfokus kepada nilai-nilai murni dan bagaimana ilmu yang diperolehi membawa kesan dalam kehidupan.kalau falsafah pendidikan Barat menekankan nilai sesuatu ilmu sebagai keperluan untuk membedakan taraf individu dengan individu yang lain.[2]
C.    Perbedaan Falsafah Timur dan Barat.
Mengenai Perbedaan filsafat barata dan timur, Filsafat Barat dan Filsafat Timur tampaknya sangat berbeda sebab berkembang di dalam budaya yang sangat berbeda, dan sepanjang sejarah tidak terlalu banyak pertemuan di antara keduanya, kecuali di dalam filsafat Islam. Meskipun demikian, bukan berarti tidak ada persamaan di antara keduanya.
Filsafat barat sejak masa Yunani telah menekankan akal budi dan pemikiran yang rasional sebagai pusat kodrat manusia. Filsafat timur lebih menekankan hati daripada akal budi, sebab hati dipahami sebagai instrumen yang mempersatukan akal budi dan intuisi, serta intelegensi dan perasaan. Tujuan utama berfilsafat adalah menjadi bijaksana dan menghayati kehidupan, dan untuk itu pengetahuan harus disertai dengan moralitas.
Sebagai contoh al-Kindi mengatakan bahwa filasafat adalah ilmu yang termulia serta terbaik dan yang tidak bias di tinggalkan oleh setiap orang yang berpikir.Kata-kata ini di tujukan kepada mereka yang menentang adanya filsafat dan mengingkarinya karena mereka menganggap sebagai ilmu kafir dan menyiapkan jalan kepada kekafiran.sikap inilah yang selalu mereka jadikan rintangan bagi filsuf-filsuf islam, terutama pada masa ibn Rusyd. Oleh karena itu para filosof barat terpengaruh oleh filsafnya Aristoteles, dan juga plato.
Mengenai sikap terhadap alam filsafat Barat menjadikan manusia sebagai subyek dan alam sebagai obyek sehingga menghasilkan eksploitasi berlebihan atas alam. Sementara itu, filsafat Timur menjadikan harmoni antara manusia dengan alam sebagai kunci. Manusia berasal alam namun sekaligus menyadari keunikannya di tengah alam.[3]
Oleh karena itu filsafat timur selalu dipandang dengan filsafat barat, secara geografis atau topologis, filsafat timur adalah filsafat berfikir yang pada umumnya berlaku atau dihidupi oleh orang-orang dari belahan timur dunia ini, sedangkan sebaliknya kalau filsafat barat pada umumnya dihidupi orang-orang dunia barat, seperti dunia Anglo-saxon(Inggris, Irlandia, Skotlandia, Amerika serikat dan juga kanada) Contohnya: Amerika pada Umumnya, dalama memadang filsafat ini kita melihat berbagai pandangan dan juga pemahaman orang-orang barat tentang dunia, manusia dan realitas hidup mereka.
Kalau kita mau meneropong pandangan-pandangan atau pola pikir dan pola tingkah laku orang-orang dibelahan dunia timur, maka jelas kita bahwa akan menemukan berbagai macam filsafat, karena dunia timur itu sedri terdri dari sekian banyak bangsa, negara, klompok etnis, agama, baik pandangan hidup, kebudayaan dan juga peradapan didunia timur itu sendri.
Oleh karena itu dalam perbedaan peradapan dan juga pandangan itu sendri maka akan menemukan perbedaan dalam berbagai sestem itu, baik nilai, ciri, dan juga karakter, ini amat jelas diperlihatkan dalam variasi cara pandang dan cara fikir.[4]
Filsafat “berfikir” Berfikir disini dalam arti aktif, kalau seperti itu berarti mengonfrontasikan dri dengandunia diluar dari dunia timur, oleh karena itu, filsafat berfikir orrang timur haruslah dilihat dalam jalur bagaimna orang timur melihat dunianya; bagai mana mereka melihat dri mereka sendri dan sesama, dan bagai mana mereka meihat sesama dan percaya serta menggantungkan seluruh dri mereka pada suatu wujud ilahi yang dianggap menjadi pencipta segala sesuatu, dari persepektif ini dalam filsafat timur jelas bersifat sangat huan dan religius. Paham regilius kosmis sungguh menguasai seluruh kata kehidupan oarang timur,
Karena itu pendekatan Emosional sepritual jauh lebih kuat dibandingkan dengan pendekatan rasional-teoretis seperti didunia barat. Justru didunia timur paham komis dan kosmologis amat kuat seperti paham-paham regilius, seperti apa yang kita temukan dala hinduisme, buddhisme, konfusianisme, taoisme, agama-agama Arkhais, Aliran kebatinan dan lain sebagainya. Kalau dunia Batar malah sebaliknya.[5]
BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan 
Dari pembahasan diatas kita dapat menyimpulkan persamaan dan perbedaan filsafat islam barat dan timur itu, bahwa para filosof timr menuduh para filsafat barat adalah kafir, karena mereka itu terpengaruh oleh pra filosof barat sendri, seperti arestoletes dan lain sebagainya.
Dan juga mengenai falsafah pendidikan timur juga berfokus kepada nilai-nilai murni dan bagaimana ilmu yang diperolehi membawa kesan dalam kehidupan.kalau falsafah pendidikan Barat menekankan nilai sesuatu ilmu sebagai keperluan untuk membedakan taraf individu dengan individu yang lain.
B.     Kalimat Trahir Dari Penulis 
Inilah, yang bisa penulis kemukakan pada tulisan yang sangat sederhana ini. Penulis yaqin masih banyak kekurangan-kekurangan  dalam  paper ini akan tetapi alangkah bagusnya kita saling mencari yang lebih baik dan belajar dari kesalahan. Dan harap maklum.
Harapan penulis kepada yang membaca makalah ini, semoga pembaca meniatkan  semua kegiatannya  ikhlas karena Allah SWT supaya mendapat pahala dalam mencari ilmu ini. Penulis mohon do’a kepada pembaca semua, semoga selalu bertambah ilmu setiap harinya dan lancar dalam segala urusan serta dapat apa yang dicita-citakan. Amien ya rabbal alamin!
Akhir kata, dangan segala kekurangan dan kesalahan penulis mintak maaf, beribu-beribu maaf, karena penulis hanyalah manusia biasa yang ta’luput dari kesalahan,   Semua yang benar itu datang dari Allah dan yang salah itu datang-nya dari penulis peribadi.
DAFTAR PUSTAKA
Ø  Prof Kondrat kebung, Ph. D Fisafat berfikir orang timur, indonesia, cina, dan india. Cetakan Pertam Mei 2011, Penerbit Prestasi Pustaka Publisher Jakarta 2011
Ø  Dr. Hasyimsyah Nasution, M.A. Filsafat islam. Penerbit Gaya Media Pertama Jakarta. Cetakan I, April 1999/Muharram 1429 H
Ø  Tim Redaksi Driyarkara, Jelajah Hakikat Pemikiran Timur, (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. 1993)
 
PERSAMAAN dan PERBEDAAN
FALSAFAH ISLAM di BARAT dan TIMUR
Makalah
Disusun Untuk Tugas Mata Kuliah
Falsafah Islam Klasik


Oleh:
Amirul Muttaqin
1110033100056




JURUSAN AQIDAH FALSAFAT
FAKULTAS USHULUDDIN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) SYARIF
HIDAYATULLAH
JAKARTA
2012 M


[1] Dr. Hasyimsyah Nasution, M.A. Filsafat islam. Penerbit Gaya Media Pertama Jakarta. Cetakan I, April 1999/Muharram 1429 H. Hal, vii-ix.
[3] Tim Redaksi Driyarkara, Jelajah Hakikat Pemikiran Timur, (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. 1993).
[4]  Prof Kondrat Kebung, Fisafat berfikir orang timur, indonesia, cina, dan india, Hal 5-6
[5] Prof Kondrat kebung, Ph. D. Fisafat berfikir orang timur, indonesia, cina, dan india,Hal 10-11

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar